Sabtu, 29 Juli 2017

Tugu Pahlawan Surabaya

Monumen Kepahlawanan Arek-arek Suroboyo

sumber foto: http://surabaya.panduanwisata.id
Tugu Pahlawan kini telah menjadi ikon kota Surabaya. Dibangun mulai tanggal 10 November 1951, tugu Pahlawan akhirnya diresmikan setahun kemudian, 10 November 1952 oleh presiden Soekarno yang disaksikan gubernur Jawa Timur Samadikun, walikota Surabaya Dul Arnowo dan segenap masyarakat Surabaya. Tugu ini terletak di jalan Pahlawan, kelurahan Alun-alun Contong, kecamatan Bubutan, sangat strategis karena berada di tengah kota Surabaya yang ramai.

Tugu ini berbentuk lingga atau paku terbalik dan memiliki 10 lekukan dengan 11 ruas serta memiliki tinggi 45 yard atau 41,15 meter. Dengan bentuknya yang seperti itu, Tugu Pahlawan Surabaya jelas dibangun untuk mengenang peristiwa pertempuran 10 November 1945 yang terjadi di Surabaya. Perisitiwa tersebut ialah perjuangan segenap bangsa Indonesia, terutama arek-arek Suroboyo dan sekitarnya untuk mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia yang akan direbut kembali oleh tentara Inggris dan Belanda. Dengan banyaknya korban jiwa atas peristiwa tersebut, tanggal 10 November pun ditetapkan sebagai hari Pahlawan.


Di kawasan tugu Pahlawan juga terdapat patung Soekarno-Hatta yang sedang membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan. Selain itu, terdapat juga makam pahlawan tanpa nama yang dikebumikan di area tersebut. Sebagai edukasi kepada pengunjung, terdapat juga museum 10 November yang berisikan dokumentasi berupa teks, foto, senjata maupun benda-benda lain yang berkaitan dengan perjuangan masyarakat Surabaya pada saat itu. Menariknya lagi, ada diorama yang dilengkapi dengan rekaman pidato bung Tomo yang memberikan semangat berlipat kepada masyarakat Surabaya dan sekitarnya untuk berjuang melawan penjajah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar